Emergency Call: ( 0411 ) 872 120

Selamat Datang Di Website Kami. Maskerku Menyelamatkanmu, Maskermu Menyelamatkanku, Ayo..! Cegah Penularan Covid 19
FAKTA Kalung Antivirus Corona Kementan Berbahan Eu...
Super User

Kalung antivirus corona dari Kementerian Pertanian ( Kementan) ramai diperbincangkan belakangan i [ ... ]

Pertolongan Pertama yang Dapat Dilakukan pada Oran...
Super User

Pertolongan Pertama yang Dapat Dilakukan pada Orang yang Terkena Hipotermia: Beri Minuman Hangat  [ ... ]

Tipe Corona di Indonesia Beda dari Dunia, Ini Cara...
Super User

Jakarta - Lembaga Biologi Molekuler Eijkman telah berhasil melakukan tiga whole genome sequencing ( [ ... ]

Corona Mereda, 10 Negara Ini Mulai Longgarkan Lock...
Super User

Jakarta - Bersamaan dengan laporan kasus Corona yang menurun, setidaknya sepuluh negara mulai longg [ ... ]

3 Syarat Agar Wabah Corona di Indonesia Selesai di...
Super User

Jakarta - Jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia masih terus meningkat. Pemerint [ ... ]

Kenali Gejala Corona Ciri Covid-19 Mulai Demam, Ad...
Super User

Kenali gejala Corona hari demi hari, ciri Corona Mulai Demam, Ada 700 Ribu Penduduk Indonesia  [ ... ]

KABAR BURUK Virus Corona Bisa Melayang di Udara da...
Super User

Satu lagi Kabar Buruk seputar Virus Corona dikeluarkan WHO. Kini Virus yang pertama kali ditemu [ ... ]

Mulai Deteksi Dini Corona via WhatsApp dan Aplikas...
Super User

Berikut Cara Deteksi Dini Corona via WhatsApp dan Aplikasi Terpercaya, Ketahui Juga gejala coro [ ... ]

Mengatasi Nyeri Lutut, Haruskah dengan Operasi?
Super User

Jakarta - Banyak kasus nyeri lutut yang menetap dan jika tidak diobati dengan segara dapat menghamba [ ... ]

Other Articles

TVC Pencegahan Penularan Covid-19

Jakarta - Banyak kasus nyeri lutut yang menetap dan jika tidak diobati dengan segara dapat menghambat aktivitas pengidapnya. Nyeri lutut terjadi karena adanya pengapuran (osteoartritis). Kondisi ini jika sudah semakin parah dianjurkan untuk melakukan operasi lutut.



"Tetapi pasien yang mengalami kondisi ini mayoritas tidak mau melakukan penindakan operasi dan juga terkegantungan obat-obatan, jadi kami para dokter spesialis di sini mencari solusi selain melakukan tindakan operasi," dr Ibrahim Agung, SpKFR saat ditemui di Jakarta Selatan, Sabtu (14/12/2019).

Platelet-Rich Plasma (PRP) adalah konsentrasi dari faktor pertumbuhan darah ortologus yang bisa menyembuhkan gejala osteoartritis. Teknologi PRP atau teknologi regeneratif merupakan metode terbaru sebagai solusi penuaan sendi dan kerusakan sendi.

Metode ini dilakukan dengan mengambil darah pasien sebanyak kira-kira 8-10 cc, lalu diproses dengan sentrifugasi hingga menjadi dua lapisan yaitu, lapisan bawah (berisi darah merah) dan lapisan atas (berisi plasma). Lapisan inilah yang mengandung platelet yang kemudian disuntikkan ke dalam lutut pasien sebanyak tiga kali (satu kali per bulan) dan dilakukan evaluasi dalam waktu 6 bulan dan 12 bulan.

"PRP mengandung faktor pertumbuhan (growth factor) dan protein lain yang dapat merangsang terjadinya proses perbaikan (regenerasi jaringan, sehingga dapat membantu penyembuhan/perbaikan jaringan yang rusak secara alamiah," jelas dr Ibrahim.

Manfaat PRP cukup beragam, antara lain membantu memperlambat/memperbaiki proses kerusakan jaringan tulang rawan (kartilago), membantu memperlambat perburukan osteoartritis, meningkatkan produksi cairan lubrikasi alami sendi dan menstimulasi pembentukan jaringan tulang rawan yang baru.

Menurut National Institute for Clinical Excellence (NICE), injeksi PRP untuk membantu mengatasi nyeri lutut akibat osteoartritis dapat dikatakan minim risiko, namun masih memerlukan riset lebih lanjut.

Selain metode PRP juga ada beberapa metode penanganan nyeri lutut yang perlu Anda ketahui, seperti Radiofrekuensi Ablasi, Viscosuplementasi, Injeksi Steroid, Fisioterapi dan Artroskopi.

Sumber https://health.detik.com